Ada banyak software remote control yang dapat digunakan sebagai technical support jarak jauh seperti Remote Desktop dari Windows, VNC (Virtual Network Computing) dll.
Namun yang satu ini (TeamViewer) kayaknya berbeda dan sangat membantu saya dalam memberikan support bagi sekolah-sekolah di seluruh penjuru nusantara sehubungan dengan implementasi, pengembangan dan trouble shoot beberapa program Paket Aplikasi Sekolah (PAS)
Dengan TeamViewer, hambatan yang selama ini dialami oleh user yaitu kendala dalam melakukan setting agar komputer lokalnya dapat di remote dari jaringan public internet sudah tidak menjadi masalah lagi.
TeamViewer telah menyediakan sarana koneksi yang unik, yang menurut pengamatan saya sekilas kayaknya menggunakan teknologi Virtual Private Network (VPN) yang disediakan oleh TeamViewer (CMIIW), sehingga user tidak perlu lagi melakukan setting apapun untuk dapat berhubungan dengan partner remotenya, karena semua sudah dilakukan dan disediakan oleh TeamViewer. User tinggal jalankan sebuah file TeamViewerQS.exe dan menginformasikan ID dan Password yang akan digenerate otomatis oleh Server TeamViewer kepada pihak partner (technical support) yang akan di ijinkan untuk remote aksesnya.

Gambar Cara TeamViewer Berkomunikasi

Gambar Tampilan TeamViewer Di Sisi User
Satu lagi kelebihan TeamViewer, adanya fasilitas untuk melakukan chatting juga file transfer dan yang penting free untuk non komersial use
Ok, untuk mendapatkannya bisa langsung ke situs penyedianya di http://www.teamviewer.com atau click disini untuk langsung download TeamViewer Quick Support (TeamViewerQS.exe). Sedang untuk Partnernya (Technical Supportnya) bisa download Versi Portablenya disini.
Ok, sampai disini dulu, silahkan sebarkan khabar gembira ini pada semua yang membutuhkan….
mudah-mudahan tulisan yang sederhana ini bermanfaat dan dapat membantu mengatasi kesulitan teman-teman …



















Yups… Salut P. Nanang …teamviewer memang OK aku sudah merasakan saat saya gunakan untuk pembelajaran jarak jauh dengan guru-guru relawan dari banyak negara. Selamat mengembangkan PAS dan majulah pendidikan Indonesia
Oleh: Noenoeng Boedi Prasetio on 6 September 2009
at 10:37 pm
Trims Pak Nunung, sudah berkenan mampir di blog saya
, saya juga dah dengar cerita pak sukari waktu acara tersebut dengan menggunakan teamviewer …
Oleh: Nanang Arief Setiawan on 7 September 2009
at 6:39 am
mas pernah coba transfer file ga, kira2 maksimal ukurannya berapa ya, sy ko suka gagal klo ukuran file terlalu besar misalnya diatas 10 MB
Oleh: irvan on 8 Oktober 2009
at 6:14 pm
Transfer file sih sering saya lakukan, cuman terus terang ukurannya gak sampai sebesar itu masih dibawah 10 Mb, dan yang saya rasakan transfer file dengan teamviewer kayaknya lebih cepat dibanding saya menggunakan FTP seperti Filezsilla dll. Saran kalau memungkinkan di split aja filenya menjadi beberapa bagian …
semoga membantu …!
Oleh: Nanang Arief Setiawan on 9 Oktober 2009
at 5:46 am
Saya termasuk pengguna teamviewer, ada beberapa komputer ketika manggunakan teamviewer id nya tidak muncul, padahal DNS sudah di setting..kira – kira kenapa ya?
Oleh: rini on 13 Oktober 2009
at 4:29 pm