archives

Paket Aplikasi Sekolah (PAS)

This category contains 17 posts

Integrasi Paket Aplikasi Sekolah Dengan CMS Balitbang

Ide ini sebanarnya muncul karena saya melihat ada kebutuhan sekolah untuk menjalankan administrasi sekolah (ICT Base School Managemen) dimana hasil transaksionalnya dapat di sajikan menjadi suatu sistem informasi bagi warga sekolah dan pihak-pihak terkait.

Di sisi lain saya melihat ada beberapa software aplikasi sekolah yang telah beredar dan di pakai di beberapa kalangan sekolah dimana kalau beberapa software tersebut di gabungkan akan saling mengisi dan saling melengkapi sehingga menjadi lengkap, powerfull dan dapat memenuhi kebutuhan berbagai pihak dalam rangka memenuhi operasional dan administrasi sekolah hingga sistem informasi sekolah.

Beberapa software tersebut antara lain :

  • Paket Aplikasi Sekolah (PAS) yang akan berfungsi sebagai sistem administrasi sekolah yang memiliki modul yang komplit, mulai dari penerimaan siswa baru, kepegawaian, kesiswaan, Absensi, Pembayaran, kurikulum, perpustaan hingga kelulusan
  • CMS Balitbang yang merupakan Software Content Managemen System yang akan mengelola informasi transaksi administrasi sekolah (PAS) menjadi Sistem Informasi Manajemen Sekolah dalam bentuk portal web site sekolah yang dapat di akses secara luas sebagai media informasi bagi warga sekolah dan pihak terkait.

Dan berita baiknya,…. kedua software tersebut merupakan software produk dari Kementrian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) yang bersifat terbuka dan dapat di kembangkan oleh berbagai pihak demi kepentingan pendidikan di indonesia. Saat ini pengguna dari masing-masing software tersebut diperkirakan sudah mencapai ribuan sekolah.

Namun sayangnya … sementara ini harapan tersebut bulum bisa terwujud, karena ini juga baru ide …. tapi mari kita sama-sama untuk mulai mencoba  mengintegrsikan kedua software tersebut, mencoba membuat beberapa modul dan fungsi untuk memanfaatkan (query) data transaksional PAS dan disajikan hasilnya dalam bentuk CMS Balitbang.

Kedepan saya berharap cita-cita ini dapat terwujud, mungkin akan lebih baik dan lebih cepat kalau terkoordinir dan ada tim untuk project ini. Dengan begitu pengguna kedua software tersebut akan semakin banyak, semakin banyak juga komunitasnya, lebih maju bersama dengan software karya bersama anak bangsa …. :)  …..Amiiien ….

PAS Versi 6.1 Terbaru dan SIP DIKMEN

Assalamu’alaikum …

PAS Versi 6.1Lama sekali rasanya tidak punya waktu untuk nulis di blog ini, mohon maaf juga bagi teman-teman yang komentarnya belum sempat saya balas … maklum lagi kejar target menyelesaikan project :d

Ok sebagai pengobat rindu … pertama saya informasikan bahwa sekarang telah ada PAS Versi 6.1 meskipun saat ini masih dalam proses evaluasi dan uji coba. PAS Versi 6.1 adalah  pengembangan dari PAS Versi 6.0 yang dikembangkan untuk memenuhi intrument pendataan Dikmen.

Secara umum masih sama, hanya akan ada banyak tambahan di sisi informasi sarana dan prasarana juga tentang PTK. Yang lain lagi ada fitur untuk cetak formulir peserta didik (F-PD), formulir pendidik dan tenaga kependidikan (F-PTK) dan formulir indentitas sekolah (F-SEK).

Bagi teman2 yang sudah pingin coba, selama masa uji coba silahkan download di www.budipermana.com atau www.budipermana.info

Ok …informasi kedua adalah tentang software aplikasi SIP Dikmen (Sistem Informasi Pendataan Dikmen) merupakan software yang berfungsi untuk mengumpulkan data dari database sekolah (PAS) dan di kirim ke Server Data Warehouse di Dikmen. Di Server Dikmen data-data tersebut akan di integrasikan untuk di olah lebih lanjut menjadi sebuah Sistem Informasi Pendataan Dikmen.

Bagi teman2 yang telah menjalankan PAS, silahkan mendownload aplikasi SIP Dikmen  Versi Trial juga di alamat www.budipermana.com

Sementara baru bisa sampai disini update infonya ya ….. semoga bermanfaat … kalau ada pertanyaan usulan dll, silahkan di usulkan ke alamat email saya nanang_as@yahoo.com …. mohon sertakan identitas dan alamat lengkap yang bisa di hubungi.

Salam,
Nanang Arief Setiawan

Alternatif Pilihan Teknologi Smartboard atau Interactive Whiteboard

Akhir-akhir ini saya sering mendapatkan pertanyaan tentang produk SmartBoard atau Interactive WhiteBoard, yaitu seperangkat alat yang berfungsi untuk presentasi dengan menggunakan LCD Projector dan WhiteBoard atau bahkan diding sebagai media presentasi dengan kemampuan pengendali Touch Screen.

Saat ini beredar di kalayak beberapa macam teknologi yang di gunakan, dan sejauh ini saya sendiri telah mencoba 4 macam alat dengan fungsi sebagai alat presentasi interactive tersebut dengan rentang harga yang sangat lebar, mulai dari yang sekitar 5 juataan hingga hampir 25 jutaan. Saya akan coba informasikan keunikan dari alat-alat tersebut.

  1. Teknologi SmartBoard atau papan tulis interactive, sesuai dengan namanya maka teknologi pengendali interactive telah teranam dalam papan tulis tersebut. Jadi memang papan tulisnya yang sudah pintar (smart) user tinggal menggunakan projector biasa, maka sudah dapat melakukan presentasi interactive bahkan telah di lengkapi dengan software sehingga memungkinkan penggunaan presentasi untuk lebih dari 1 orang secara bersamaan atau dengan kemampuan Multi Touch yang bisa di operasikan dengan Jari tangan biasa maupun dengan Pena Virtual bawaannya. Alat ini cocok jika penggunaannya dipasang secara permanen misal dalam ruang rapat, lab MultiMedia dll namun akan kesulitan jika diperlukan untuk di bawa (mobile) karena fisik dari papan tulis tersebut yang cukup besar. Informasi harga berada pada kisaran 18 jutaan rupiah.
  2. Teknologi LCD Interactive Projector, sesuai dengan namanya juga maka teknologi interactivenya telah tertanam dalam LCD Projectornya. User bisa menggunakan papan tulis atau bahkan dinding sebagai media presentasi interactive. Operasional alat ini harus menggunakan Stylus Pen atau Pena Virtual bawaannya dan masih belum mensupport Multi Touch. Kelebihan alat ini bersifat praktis, memiliki kemampuan koneksi melalui jaringan LAN dengan laptop dan memiliki kemampuan proyeksi Ultra Short Trow yang dapat memproyeksikan gambar dari jarak yang sangat dekat dengan layar (kurang dari 1 meter) sehingga dapat terhindar dari gangguan bayangan dari presenter saat melakukan presentasi. Harga berada pada kisaran di atas 22 juta rupiah.
  3. Teknologi Wireless Interactive WhiteBoard, yang ini merupakan peralatan tambahan berupa Sensor Ultrasonic dan Stylus Pen Ultrasonic yang di pasang pada papan tulis biasa dan di kombinasikan dengan LCD Projector biasa sehingga bisa berfungsi sebagai media presesntasi interactive. Penggunaan alat ini juga cukup praktis menggunakan Stylus Pen, memiliki kemampuan koneksi Wireless, kemudahan instalasi serta memungkinkan untuk dapat dibawa kemana-mana (mobile presentation) dan dengan harga yang cukup terjangkau di kisaran 8 juta an rupiah.
  4. Teknologi Portable Interactive WhiteBoard, yang ini juga merupakan peralatan tambahan berupa Sensor Infra Merah dan Stylus Pen Infra Merah yang di pasang pada papan tulis biasa dan di kombinasikan dengan LCD Projector biasa sehingga bisa berfungsi sebagai media presesntasi interactive. Penggunaan alat ini juga cukup praktis menggunakan Stylus Pen, kemudahan instalasi serta memungkinkan untuk dapat dibawa kemana-mana (mobile presentation) dan dengan harga yang cukup terjangkau di kisaran 5 juta an rupiah. Perbedaan dengan Wireless Interactive adalah pada sensor dan stylus pen yang di gunakan dimana penggunaan sensor infra merah (cahaya) masih memungkinkan terjadi gangguan saat cahaya infra merah dari stylus pen terhalang oleh keberadaan presenter.

Ok empat macam teknologi media presentasi smartboard atau interactive whiteboard sudah saya uraikan satu persatu beserta keunikannya masing-masing. Sekarang tinggal sesuaikan pilihan anda dengan kebutuhan di tempat masing-masing. Untuk kebutuhan pemakaian yang berpindah-pindah sepertinya pilihan no 3 dan 4 yang paling sesuai, tapi kalo bersifat permanen dan kekayaan fitur multi touch dll maka pilihan 1 atau mungkin ke pilihan 2 bisa jadi alternatif meskipuan tanpa kemampuan multi touch.

Semoga tulisan ini bisa membantu memudahkan pemilihan alternatif teknologi SmartBoard atau Interactive WhiteBoard bagi teman-teman yang masih kebingungan menentukan pilihannya untuk memenuhi kebutuhan e-Learning atau bahkan ruang meeting.

Publish by www.mitratek.com

Panduan Mengonlinekan Server Layanan e-Learning Sekolah dengan DDNS (Bagian 2)

Pada bagian 2 ini, akan di uraikan tentang cara aktifasi dan memilih nama domain dan sub domain dari e-learning yang akan kita onlinekan.

Setelah isi form regsitrasi dan Submit, maka akan di tampilkan layar sebagai berikut :

Buka email anda seperti yang telah di tulis dalam form registrasi dan aktifkan dengan click linkuntuk aktifasi

Jika aktifasi berhasil maka akan tampil konfirmasi seperti berikut

Sampai disini status registrasi telah sukses dilakukan, yang perlu diperhatikan adalah, untuk jenis layanan yang free alias gratis ini, kita diwajibkan untuk update maksimal 60 hari sekali, perhatikan text yang saya beri tanda kotak merah !!… jika dalam kurun waktu tersebut tidak update, maka account anda akan dihapus secara otomatis.

Proses berikutnya adalah pemilihan nama domain dan sub domain untuk alamat (URL) e-leaning yang akan di onlinekan

Pilih menu Hsot/Redirecting, kemudian pilih nama domain yang tersedia (free) dan isikan nama sub domain seperti yang di inginkan, untuk IP Address akan terisi secara otomatis sesuai dengan koneksi yang sedang digunakan saat itu (biarkan default saja)

Sampai disini proses pendaftaran domain (belajaronline.zapto.org) telah selesai. Setiap request (akses)  terhadap URL belajaronline.zapto.org akan di redirect (di arahkan) ke IP yang akan di detect otomatis saat router (server sekolah)  login dan terkoneksi ke layanan no-ip.com

Bersambung ke bagian 3 (konfigurasi router / modem ADSL) ..

Support by www.mitratek.com  – IT Solution for Education

Panduan Mengonlinekan Server Layanan e-Learning Sekolah dengan DDNS (Bagian 1)

Mengamati perkembangan TIK khususnya di dunia pendidikan di 2 tahun terakhir ini,  pemerintah sedang mendorong sekolah-sekolah untuk dapat membuat dan menggunakan e-Learning, beberapa orang menyebut dengan istilah Learning Management System (LSM) atau dalam versi bahasa indonesia disebut juga Manajemen Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (MPBTIK). Seingat saya, sudah 2 kali saya diberikan kesempatan untuk turut hadir sebagai nara sumber dalam workshop pelatihan MPBTIK tahun 2009 di Hotel Batavia Jakarta dan yang kedua tahun 2010 di Cisarua Bogor.

Dari sana saya melihat hampir seluruh peserta workshop dari sekolah RSBI telah dapat menerapkan software e-learning open souce yang bernama Moodle dengan baik, namun dalam perkembangannya masih sangat sedikit sekolah yang sudah dapat memberikan layanan pembelajaran online internet dengan Moodle.

Dari beberapa informasi yang saya terima, sebagian besar telah menerapkan elearning di sekolah masing-masing, namun demikian terdapat kendala untuk dapat mengonlinekan e-learning mereka agar bisa di akses melalui jaringan internet public. Diantaranya adalah kendala tentang infrastruktur dan ketersediaan IP Public, dimana sebagian sekolah masih menggunakan internet dengan IP Dynamic yang berubah-ubah sehingga sulit untuk bisa di akses dari internet …. karena harus tahu IP yang sedang aktif saat akan meng-aksesnya :d

Dalam artikel saya yang dulu, pernah di bahas tentang solusinya dengan menggunakan dyndsn.org. Dan kali ini dalam rangka turut mensukseskan implementasi elearning di sekolah-sekolah saya coba untuk membuat panduan yang lebih lengkap beserta tahapan  agar e-learning moodle bisa di akses dari jaringan internet, meskipun tidak memiliki IP Public yaitu dengan menggunakan layanan gratis dari no-ip.com. Dengan harapan dapat di manfaatkan bagi seluruh warga sekolah (guru, siswa) untuk dapat melakukan proses belajar mengajar dari mana saja tanpa batasan dimensi ruang dan waktu asal ada koneksi internet.

Tahapan (asumsi Moodle sudah berjalan baik di server sekolah) :
1. Register ke no-ip.com
2. Aktifasi Register no-ip.com
3. Pilih Nama Sub-Domain
3. Setting Router atau Modem ADSL
4. Setting dan Koneksikan DDNS Router ke no-ip.com
5. Setting DMZ

Berikut merupakan Screen Capture tahapan-tahapan yang ada

1. Masuk dan lakukan Register di alamat http://no-ip.com, pilih Link No-IP Free

2. Bersambung ke Bagian2  ….

Support by www.mitratek.com  – IT Solution for Education

WebMaster Indonesia

Blog Stats

  • 88,277 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 11 pengikut lainnya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.